Insan

Sesungguhnya manusia diciptakan mempunyai sifat keluh kesah lagi kikir. Bila mereka mendapatkan kesulitan ia berkeluh kesah. Dan sebalikmya ketika memperoleh kebaikan mereka menjadi kikir...
(Q, 70, Al-Ma’arij, 19, Md.)

Al-Qur’an menyebut manusia dengan berbagai sebutan, an-nās, insan, basyar dan bani adam. Menurut Syekh Muhammad Fuad Abd Baqi dalam "Al-Mu'jam Al-Mufahras" nya, kata an-nas disebut 240 kali, Al-Insan – insun 83 kali, basyar 26 kali dan bani Adam 4 kali. Tentu ada maksud dan tujuannya mengapa Allah SWT menggunakan istilah yang berbeda-beda untuk menyebut manusia.

Ya Rab, Engkau menciptakan segala sesuatu pasti tidak ada yang sia-sia, Rabbanā mā khalaqta hādzā bātilā.

Dalam surat ke 70, Al-Ma'arij ayat 19 Allah SWT menggunakan kata insan untuk menyebut manusia. Para ahli tafsir mengatakan bahwa ketika Dia membicarakan sifat manusia biasanya yang digunakannya adalah kata insan. Mengapa?, Wallahu a'lam.

STAIRWAY TO HEAVEN
Acara : Tadarus Tafsir
Hari/tgl. : Jum’at, 2 Jumadil Akhir 1426 H/8 Juli 2005